Rabu, 21 Februari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Logistik / Berita

HUBUNGAN INDUSTRIAL
Jumat, 04 Agustus 2017 11:52 WIB

Hari Kedua Mogok, SP JICT Tetap Dicuekin, Pelayanan Kapal Normal 




Bisnisnews.id-Hari kedua aksi mogok kerja Serikat Pekerja Jakarta International Countainer Terminal (SPJICT) terus berlangsung, namun pihak manajemen tetap "cuek" dan membiarkan para karyawan yang memilih mogok melanjutkan aksinya. Ditengah aksi mogok kerja itu, pelayanan kapal tetap berjalan normal di empat terminal.

Para karyawan yang ikut ikut mogok bersama SPJICT msih berharap ada ruang bagi mereka untuk melakukan negosiasi, namun pintu itu seperti sudah tertutup. Pihak manajemen tetap memilih mengalihkan seluruh kapal yang masuk ke terminal lain di Tanjung Priok di luar JICT.

Direktur Lalulintas Angkutan Laut Kementerian Perhubungan Bay M Hasani mengatakan, aksi mogok dan menyampaikan pendapat di muka umum adalah hak pekerja. Namun pemerintah juga berkepentingan untuk memperlancar pelayanan.

"Karena itu hasil koordinasi disepakati bersama seluruh kapal yang masuk ke JICT dialihkan ke empat terminal  yang telah disiapkan. Biarkan aksi berlangsung, tapi layanan bongkar-muat tetap berjalan normal," kata Bay.

Soal potensi kerugian yang akan diderita pihak manajemen JICT, adalah masalah internal. "Buat kami yang penting pelayanan tetap berjalan tanpa ada halangan," jelas bay.

Nyatanya, sampai hari kedua, pelayanan kapal tetap berjalan normal dan tidak ditemukan adanya hambatan signifikan di lokasi. Setidaknya, sampai 10 Agustus 2017, akan masuk sebanyak 20 kapal, yang pelayanannya dibagi ke empat terminal.

"Silahkan saja mereka melanjutkan aksinya," kata Bay.

Terkait aksi mogok kerja itu, Wakil Direktur PT JICT Riza Erivan mengatakan mereka yang ikut aksi mogok lanjutan makin berkurang, karena sejumlah karyawan lebih memilih bekerja dan meninggalkan aksi mogok bersama SPJICT.

Kata Riza, makin berkurangnya karyawan yang ikut aksi mogok terlihat dari surat pernyataan yang ditandatangani di atas materai. Pihak manajemen sejak 1 Agustus 2017 telah mengedarkan surat bagi karyawan yang tetap bekerja untuk menandatangani surat edaran dan pihak manajemen berjanji akan melindunginya secara hukum.

Ada tiga hal penting yang termuat dalam surat edaran itu. Pertama manajamen memberikan surat pernyataan kepada pekerja yang isinya berkaitan dengan akan ikut mogok atau bekerja.

Kedua, bagi pekerja yang ingin menandatangani surat pernyataan bisa menyerahkan formulirnya ke manajemen mulai 1 Agustus sampai 2 Agustus 2017 pukul 06.00 WIB.

Ketiga, manajemen akan memberikan perlindungan hukum terhadap pekerja JICT yang menandatangani surat pernyataan tidak ikut mogok dan tetap bekerja.

Direksi memberikan apresiasi terhadap sikap dan sportif pekerja yang mendukung operasional perusahaan. "Mereka yang mau bekerja ini tahu hak dan kewajibannya," kata Riza dalam keterangan tertulisnya.

Direksi JICT berharap para pekerja kembali menjalankan aktivitas dan meningkatkan produktivitas perusahaan, karena aksi mogok kerja yang dilakukan SP JICT ini tidak hanya merugikan ekonomi negara dan pemegang saham, yang notabene adalah BUMN, namun juga pekerja.

Jika perusahaan rugi dampaknya juga tidak baik bagi pekerja. "Penghasilan mereka dapat berkurang. Hentikan aksi mogok itu dan kita sama-sama bekerja keras lagi," jelasnya. (Anggraeni/Syam S)

Baca Juga

 

Industri  -  Rabu, 21 Februari 2018
KECELAKAAN
Tenggelamnya Kapal Feri, Ditjen Hubla Bungkam, DPR RI Akan Panggil

Bisnisnews.id - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan masih bungkam terkait kecelakaan terbaliknya kapal feri yang mengangkut puluhan kendaraan di perairan Tanjung Api-api Sumatera Selatan Selasa (20/2/2018). . . .
Selengkapnya

 

Opini  -  Rabu, 21 Februari 2018
Merindukan Angkutan Umum Yang Aman dan Nyaman

Oleh :  Joko Setijowarno *) Penulis adalah peneliti, pengajar  dan penggiat  keselamatan  transporrasi umum massal Bisnisnews.id - Tatkala ada tawaran transportasi umum yang murah dan mudah didapat seperti . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Rabu, 21 Februari 2018
STRATEGI BUMN
AP I Bebaskan Biaya Pendaratan dan Potongan 50 Persen, Berikut Penjelasannya ....

Bisnisnaws.id -  PT. Angkasa Pura I  tahun ini akan mengusung tiga  program pemasaran strategis dan kegiatan terkait customer relationship management.  Berupa insentif untuk maskapai, Collaborative Destination . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 20 Februari 2018
SIDANG IMO
Selat Sunda dan Lombok Masuk Skejul Sidang NCSR - IMO

Bisnisnews.id - Selat Sunda dan Selat Lombok masuk skejul pembahasan dalam Sidang Sub-Committee on Navigation, Communication, Search & Rescue (NCSR) ke-5 di Markas Besar International Maritime Organization (IMO) pada 19 -  . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 20 Februari 2018
INVESTASI
Pelindo IV Datangkan Dua Fix Crane ke Pelabuhan Merauke

Bisnisnews.id  -  PT Pelabuhan Indonesia IV datangkan dua unit Fix Crane untuk ditempatkan di Pelabuhan Merauke. Dua alat berat baru itu dijadwalkan sudah bisa dioperasikan pada minggu ke dua Maret 2018. Perangkat asal . . .
Selengkapnya