Minggu, 20 Agustus 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Logistik / Berita

HUBUNGAN INDUSTRIAL
Jumat, 04 Agustus 2017 11:52 WIB

Hari Kedua Mogok, SP JICT Tetap Dicuekin, Pelayanan Kapal Normal 




Bisnisnews.id-Hari kedua aksi mogok kerja Serikat Pekerja Jakarta International Countainer Terminal (SPJICT) terus berlangsung, namun pihak manajemen tetap "cuek" dan membiarkan para karyawan yang memilih mogok melanjutkan aksinya. Ditengah aksi mogok kerja itu, pelayanan kapal tetap berjalan normal di empat terminal.

Para karyawan yang ikut ikut mogok bersama SPJICT msih berharap ada ruang bagi mereka untuk melakukan negosiasi, namun pintu itu seperti sudah tertutup. Pihak manajemen tetap memilih mengalihkan seluruh kapal yang masuk ke terminal lain di Tanjung Priok di luar JICT.

Direktur Lalulintas Angkutan Laut Kementerian Perhubungan Bay M Hasani mengatakan, aksi mogok dan menyampaikan pendapat di muka umum adalah hak pekerja. Namun pemerintah juga berkepentingan untuk memperlancar pelayanan.

"Karena itu hasil koordinasi disepakati bersama seluruh kapal yang masuk ke JICT dialihkan ke empat terminal  yang telah disiapkan. Biarkan aksi berlangsung, tapi layanan bongkar-muat tetap berjalan normal," kata Bay.

Soal potensi kerugian yang akan diderita pihak manajemen JICT, adalah masalah internal. "Buat kami yang penting pelayanan tetap berjalan tanpa ada halangan," jelas bay.

Nyatanya, sampai hari kedua, pelayanan kapal tetap berjalan normal dan tidak ditemukan adanya hambatan signifikan di lokasi. Setidaknya, sampai 10 Agustus 2017, akan masuk sebanyak 20 kapal, yang pelayanannya dibagi ke empat terminal.

"Silahkan saja mereka melanjutkan aksinya," kata Bay.

Terkait aksi mogok kerja itu, Wakil Direktur PT JICT Riza Erivan mengatakan mereka yang ikut aksi mogok lanjutan makin berkurang, karena sejumlah karyawan lebih memilih bekerja dan meninggalkan aksi mogok bersama SPJICT.

Kata Riza, makin berkurangnya karyawan yang ikut aksi mogok terlihat dari surat pernyataan yang ditandatangani di atas materai. Pihak manajemen sejak 1 Agustus 2017 telah mengedarkan surat bagi karyawan yang tetap bekerja untuk menandatangani surat edaran dan pihak manajemen berjanji akan melindunginya secara hukum.

Ada tiga hal penting yang termuat dalam surat edaran itu. Pertama manajamen memberikan surat pernyataan kepada pekerja yang isinya berkaitan dengan akan ikut mogok atau bekerja.

Kedua, bagi pekerja yang ingin menandatangani surat pernyataan bisa menyerahkan formulirnya ke manajemen mulai 1 Agustus sampai 2 Agustus 2017 pukul 06.00 WIB.

Ketiga, manajemen akan memberikan perlindungan hukum terhadap pekerja JICT yang menandatangani surat pernyataan tidak ikut mogok dan tetap bekerja.

Direksi memberikan apresiasi terhadap sikap dan sportif pekerja yang mendukung operasional perusahaan. "Mereka yang mau bekerja ini tahu hak dan kewajibannya," kata Riza dalam keterangan tertulisnya.

Direksi JICT berharap para pekerja kembali menjalankan aktivitas dan meningkatkan produktivitas perusahaan, karena aksi mogok kerja yang dilakukan SP JICT ini tidak hanya merugikan ekonomi negara dan pemegang saham, yang notabene adalah BUMN, namun juga pekerja.

Jika perusahaan rugi dampaknya juga tidak baik bagi pekerja. "Penghasilan mereka dapat berkurang. Hentikan aksi mogok itu dan kita sama-sama bekerja keras lagi," jelasnya. (Anggraeni/Syam S)

Baca Juga

 

Internasional  -  Sabtu, 19 Agustus 2017
OBOR
Hindari Korupsi China Batasi Investasi Luar Negeri

Bisnisnews.id - China akan menguatkan peraturan untuk memperkecil risiko bagi perusahaan domestik yang melakukan investasi di luar negeri dan menahan investasi luar negeri tidak masuk akal dalam inisiatif "One Belt, One Road" . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Sabtu, 19 Agustus 2017
PERDAGANGAN
AS Tinjau Kebijakan Kekayaan Intelektual China

Bisnisnews.id - AS secara resmi meluncurkan penyelidikan terhadap kebijakan China mengenai kekayaan intelektual. Pejabat perdagangan AS, Robert Lighthizer, mengatakan bahwa kantornya telah menetapkan bahwa isu-isu kritis ini . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Sabtu, 19 Agustus 2017
ADMINISTRASI AS
Ahli Strategi Gedung Putih Dipecat

Bisnisnews.id - Kepala strategi Gedung Putih Steve Bannon, ajudan utama Presiden Donald Trump meninggalkan jabatannya. Sekretaris Pers, Sarah Huckabee Sanders memastikan bahwa hari Jumat (18/8/2017) adalah hari terakhirnya. Bannon . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 19 Agustus 2017
SEA GAMES 2017
Klasemen Perolehan Medali: Indonesia Di Atas Thailand

Posisi Indonesia merosot dalam klasemen perolehan medali namun masih unggul atas Thailand Bisnisnews.id - Indonesia berada di atas Thailand dalam klasemen perolehan medali SEA Games XXiX/2017 Malaysia. Itulah kabar baik dari . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 19 Agustus 2017
ASIAN GAMES 2018
200.000 Masyarakat Menghadiri Countdown Asian Games 2018

Presiden Joko Widodo membidik sasaran sebagai pertanda dimulainya countdown satu tahun jelang Asian Games 2018 Bisnisnews.id – Anak panah yang dilesakaan, Presiden Joko Widodo tepat menancap ke target sasaran lampu LED. . . .
Selengkapnya